Selasa, 21 April 2026

DARI KEHAMPAAN MENUJU KEPENUHAN DALAM KRISTUS

Hari Biasa Pekan III Paskah

Kata Yesus kepada mereka: Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi (Yoh 6:35)

Kis 7:51 - 8:1 Mzm 31:3-4.6-8.17.21 Yoh 6:30-35
---o---

Dalam konseling, seringkali dijumpai orang yang hidupnya merasa kosong dan hampa meskipun hidupnya penuh dengan berbagai macam aktivitas dan memperoleh kesuksesan. Dalam psikologi humanistik, kekosongan ini disebut existential vacuum, yakni kehampaan batin yang muncul karena kehilangan makna. Yesus dalam Injil hari ini mengingatkan bahwa hanya Dialah yang dapat mengisi kekosongan terdalam manusia.

Orang banyak mencari Yesus karena roti yang mengenyangkan tubuh, bukan karena ingin mengenal Dia sebagai sumber kehidupan sejati. Sama seperti dalam konseling, ketika seseorang hanya mencari solusi cepat tanpa menyentuh akar persoalan, ia tidak akan mengalami penyembuhan sejati. Yesus, Roti Hidup, menawarkan pemulihan yang menyentuh seluruh hidup: memberikan makna, arah, dan kekuatan bagi perjalanan batin kita. Semoga setiap kali kita menyambut-Nya dalam Ekaristi, kita disembuhkan dari kehampaan batin dan dipenuhi oleh kasih yang memberi hidup.


(Sr. M. Janetta, P.Karm)

Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"